Tsunami di jepang

Gempa bumi besar berkekuatan 8,8 skala richter mengguncang Jepang, Jumat siang, 11 Maret 2011. Gempa ini memicu tsunami. Gelombang laut menggulung  ribuan bangunan dan kendaraan di pesisir timur laut Jepang, wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa.

Kantor berita Associated Press memberitakan gempa terasa sekitar pukul 14.46 waktu setempat. Tak lama kemudian, Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan bahaya tsunami di seluruh pesisir timur negeri matahari terbit itu.

sunami menimbulkan gelombang air laut setinggi 4 – 6 meter. Terlihat air laut menggenangi sejumlah kota di pesisir timur laut Jepang dan menghancurkan sejumlah bangunan dan kendaraan.

Tsunami ini juga sempat menimbulkan kepanikan warga di Tokyo. Peringatan ini menyebabkan sejumlah warga kota Tokyo pun bersiap evakuasi ke tempat aman.

Indonesia sebagai Negara yang telah lama bekerja sama dengan Jepang, ikut membantu mengirim bantuan tim evakuasi bagi para korban tsunami di jepang. Walaupun tidak banyak namun bantuan ini cukup meringankan beban mereka yang terkena musibah. Namun dari peristiwa ini, hal yang sangat ditakutkan adalah meledaknnya tenaga nuklir yang dimiliki oleh jepang. Dari semua tenaga nuklir yang ada, beberapa diantaranya sudah meledak akibat gelombang tsunami tersebut. Dan pemerintah jepangpun telah meminta bantuan kepada seluruh ahli nuklir di dunia untuk mengamankan semua nuklir yang masih ada, karena ditakutkan adanya gelombang tsunami susulan yang dapat meledakan semua nuklir.

sumber

http://www.wikipedia.com